PERCOBAAN :
IV
I.
Judul
Praktikum : Organ Pada Hewan dan Tumbuhan
II.
Tanggal
Praktikum : 30 November 2015
III.
Tujuan
Praktikum :
a. Untuk mengamati organ dan sistem organ yang
terdapat dalam tubuh hewan dan tumbuhan.
b. Untuk
mengenal bagian-bagian dari organ
hewan dan tumbuhan.
c. untuk mengetahui perbedaan.
IV.
Dasar
teori :
Organ
adalah bagian tubuh yang terdiri dari dua atau lebih jaringan yang memiliki
struktur yang sama. Organ melaksanakan fungsi tertentu dalam tubuh makhluk
hidup. Kelompok jaringan yang melakukan beberapa fungsi organ secara umum
mencakup jantung, paru-paru, otak, mata, lambung, limfa, pancreas, ginjal,
hati, usus, kulit, uterus dan lain-lain. Organ-organ manusia, hewan kompleks
lain, dan tumbuhan terorganisasi menjadi sistem organ yang masing-masing
merupakan sekelompok organ yang bekerja sama melaksanakan suatu fungsi yang
spesifik.[1]
Tumbuhan
tersusun dari berbagai organ seperti akar, batang, daun, buah, bunga dan biji.
Selain itu juga terdapat organ-organ aksesore seperti trikoma (rambut,
daun/batang), duri dan sulur. Organ-organ tersebut juga tersusun dari berbagai
jaringan, seperti jaringan meristem , parenkim, sklerenkim, kolenkim, epidermis
dan jaringan pengangkut. Epidermis yaitu lapisan sel paling luar dan menutupi
permukaan organ pada tumbuhan yaitu daun, bunga, buah, biji, batang dan akar.
Epidermis berfungsi sebagai pelindung bagian dalam organ tumbuhan.[2]
Organ
pada tumbuhan dibeddakan menjadi organ vegetatif dan reproduksi. Organ
vegetative meliputi batang, akar dan daun. Sementara organ reproduksi terdiri
dari bunga, buah dan biji. Organ reproduksi berfungsi untuk perkembangbiakkan
tumbuhan secara alami. Sedangkan organ vegetatif berfungsi untuk
perkembangbiakan tumbuhan secara buatan. Pada organ batang terdapat tiga bagian
pokok yang berkembang dari jaringan protoderm, prokambium dan meristem dasar
yaitu epidermis, dermis, korteks dan stele.[3]
Salah
satu contoh organ tumbuhan adalah stomata yang berasal dari jaringan epidermis
tumbuhan yaitu terdiri dari celah yang
dikelilingi sel khusus yang disebut sel penjaga. Stomata sangat penting bagi
tumbuhan karena pori stomata merupakan tempat terjadinya pertukaran gas dan air
antara atmosfer dengan sistem ruang antar sel yang berbeda pada jaringan
mesofil di bawah epidermis. Hal ini menyebabkan stomata sangat berperan dalam
proses transpirasi dan fotosintesis.[4]
V.
Alat
dan Bahan :
a. Alat :
1.
Mikroskop
2.
Alat bedah
3.
Nampan bedah
4.
Jarum pentul
5.
Lupe
b. Bahan :
1.
Kaki dan kepala
serangga
2.
Kaki dan kepala
kadal (Mobuyya fasciata)
3.
Akar dan batang
bayam duri (Amarratus spinosus)
4.
Daun pisang (Musa paradisisca)
5.
Bunga merak (Caesalpinea pulcherima)
6.
Bunga kembang
sepatu (Hibiscus rosa sinensis L)
VI.
Cara
Kerja :
1. Organ
pada Hewan
a. Dipotong
kepala dan kaki kadal atau serangga lalu di bentangkan pada nampan bedah.
b. Diperlihatkan
jaringan yang ada pada orga tersebut (jaringan epitel, ikat, otot dan jaringan
saraf).
c. Disayat
dengan silet atau pisau bedah masing-masing jaringan ini perlahan-lahan, lalu
diamati dengan mikroskop.
d. Digambarkan
bentuk sel dan bentuk jaringan yang menyusun organ tersebut.
2. Organ
pada Tumbuhan
a. Dituliskan
nama divisi, kelas dan nama genus tumbuhan diatas.
b. Diperhatikan
sistem perakaran tumbuhan ini, apakah tunggang atau serabut.
c. Skematis
akar, digambar dan diberi keterangan :
1)
Akar primer (radiks primaries)
2)
Leher akar (kolum radiasi)
3)
Batang akar (corpus radiasi)
4)
Cabang-cabang akar (radiks lateralis)
5)
Ujung akar (apeks radisula)
6)
Serabut akar (fibrilla radisula)
7)
Tudung akar (kalitra)
d. Batang,
digambarkan dan diberi keterangan bagian-bagiannya :
1)
Buku-buku batang (nodus)
2)
Ruas batang (internodus)
3)
Daun penumpu (stipula)
e. Sehelai
daun, digambar dan diberi keterangan bagian-bagiannya :
1)
Pangkal daun (basic)
2)
Ujung daun (apeks)
3)
Tepi daun (margo)
4)
Pertulangan daun (nervasi)
5)
Ibu tulang daun
f. Digambar
bagian dari bunga :
1)
Daun pelindung (braktea)
2)
Daun tangkai (brakheola)
3)
Tangkai induk (pedumpulus)
4)
Tangkai daun (pediselus)
5)
Dasar bunga (reseptakulum)
6)
Daun bunga kelopak (sepatula)
7)
Daun mahkota (petala)
8)
Bnang sari (stamen)
9)
Putik (pistillum)
VII.
Hasil
Pengamatan :
|
Gambar :
|
Keterangan
:
|
|
|
|
|
Gambar :
|
Keterangan
:
|
|
|
|
|
Gambar :
|
Keterangan
:
|
|
|
|
|
Gambar :
|
Keterangan
:
|
|
|
|
|
Gambar :
|
Keterangan
:
|
|
|
|
|
Gambar :
|
Keterangan
:
|
|
|
|
|
Gambar :
|
Keterangan
:
|
|
|
|
|
Gambar :
|
Keterangan
:
|
|
|
|
|
Gambar :
|
Keterangan
:
|
|
|
|
|
Gambar :
|
Keterangan
:
|
|
|
|
|
Gambar :
|
Keterangan
:
|
|
|
|
|
Gambar :
|
Keterangan
:
|
|
|
|
VIII.
Pembahasan :
Berdasarkan hasil pengamatan, dapat diketauhi bahwa
organ adalah kumpulan dari jaringan-jaringan yang mempunyai fungsi yang
berbeda. Orga di bagi menjadi dua, yaitu organ pada tumbuhan dan organ pada
hewan. Organ pada tumbuhan meliputi akar, batang, daun serta organ pendukung
atau penunjang yaitu buah, bunga dan biji. Akar merupakan bagian pokok bagi
tumbuhan yang berfungsi sebagai penyerap air dan mineral dari tanah, memperkuat
berdirinya tumbuhan dan sebagai tempat untuk penimbun makanan. Batang berfungsi
sebagai tempat penimbun zat-zat cadangan makanan, tempat melekatnya daun,
lintasan air, mineral dan makanan. Daun berfungsi sebagai tempat terjadinya
fotosintesis serta respirasi . daun dikatakan lengkap apabila memiliki tiga
bagian, yaitu pelepah daun, tangkai daun dan helaian daun. Bunga berfungsi
sebagai alat reproduksi oada tumbuhan.
Daun pisang (Musa
paradisisca) merupaka jenis daun lengkap, karena memiliki tiga bagian utama
dari daun yaitu pelepah daun, tangkai daun dan helaian daun. Bagian-bagian daun
pisang yang lain ialah (1) pankal daun (basic), (2) ujung daun (apeks), (3)
tepi daun (margo), (4) pertulangan daun (nervasi), (5) ibu tulang daun. Bayam
duru (Ammarantus spinosus) merupakan
jenis daun tidak lengkap, karena hanya memilki dua bagian utama yaitru tangkai
daun dan helaian daun. Bagian-bagia bayam duri yang lainnya sama seperti bagian
dari daun pisang kecuali tepi daun bayam duri lebih rata dari pada tepi daun
dari daun pisang yang bergelombang. Bayam duri memiliki sistem perakaran
tunggang. Akar tunggang mempunyai pangkal akar, leher akar (kolum radiasi),
batang akar (corpus radiasi), cabang-cabang akar (radiks lateralis) dan ujung
akar (apeks radisula) yang memilliki tudung akar (kalitra) yang berfungsi
menyerap air, sedangkan akar serabut tidak mempunyai batang akar, tetapi
mempunyai cabang akar yang sama besarnya. Akar tunggang merupakan tumbuhan dikotil
sedangkan akar serabut merupakan tumbuhan monokotil. Batang daun bayam duri
terdiri dari buku-buku batang (nodus) dan ruas batang (internodus).
Bunga merak (Caessalpinae
pulcherima) tergolong dalam bunga sempurna karena mempunyai tangkai bunga
(pediselus), tangkai induk (pedumpulus), kelopak, mahkota, putik (pistillum),
benang sari (stamen), dasar bungs (reseptakulum), bakal buah, serbuk sari dan
bakal biji. Bunga kembang sepatu (Hibiscus
rosa sinensis) dikatakan juga bunga sempurna karena memiliki tangkai bunga,
daun bunga kelopak, daun mahkota, putik, benang sari, tangkai sari, serbuk
sari, kepala sari. Alat kelamin jantan pada tumbuhan adalah benang sari
sedangkan alat kelamin betina pada adalah putik. Perbedaan bunga merak dan
bunga kembang sepatu adalah bunga majemuk. Bunga merak disebut bunga majemuk
karena pada satu tangkai memiliki banyak bunga, sedangkan bunga kembang sepatu
adalah bunga tunggal karena pada satu tangkai bunga hanya terdapat satu bunga
saja.
Pengamatan organ pada hewan, hewan yang diamati adalah
kadal (Mobuyya fasciata) bagian
tubung kadal terdiri dari kepala (cepal), mulut (oris), mata (organum opticus),
hidung (nasale), telinga (membrane timpani), lidah (lingua), gigi (dens), leher
(cervicales), sisik (squama), badan (trontus), perut (abdomen), ekor (caudal),
kloaka. Tungkai depat terbagi enam, yaitu humerus, digity, metacarpal,karpal,
radiksulna dan calcaneus sedangkan pada tungkai belakang terdapat lima bagian,
yaitu femur, tarsal, metatarsal, tibia fibala dan digity. Pada serangga, hewan
yang diamati adalah semut hitam (Camponotus
aryae) bagian tubuhnya antara lain capit, antenna, mata dan segmen,
biasanya terdiri dari 6 segmen.
IX.
Kesimpulan :
1. Organ pada tumbuhan meliputi akar, batang, daun dan
bunga.
2. Organ pada tumbuhan dibedakan menjadi orga vegetative
dan organ reproduksi.
3. Daun pisang (Musa
paradisisca) merupakan daun lengkap karena memiliki tiga bagian utama dari
daun yaitu pelepah daun, tangkai daun dan helaian daun.
4. Perbedaan bunga merak (Caesalpinea pulcherima) dan bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis) adalah bunga
merak merupakan bunga majemuk karena pada satu tangkai terdapat banyak bunga
sedangkan bunga kembang sepatu merupakan bunga tunggal karena dalam satu
tangkai hanya memiliki satu bunga.
5. Organ pada kadal (Mobuyya
fasciata), meliputi kepala, hidung, telinga, mulut, badan, sisik,
ekstermitas anterior, ekstermitas posterior dan ekor.
[2] Yuliada
Rompas, dkk., “Struktur Sel Epidermis dan Stomata Daun Beberapa Tumbuhan Suku
Orchideae, (Jurnal Bioslogos), Vol.1,
no.2, 2011 hal. 15.
[4] Made
Pharmawati, dkk., “CA2+ Intraselular Terlibat Dalam Mekanisme
Pembukaan Stomata Akibat Pengaruh Auksin”, (Jurnal
Biologi), vol.2, no.1, 2008, hal.204
Tidak ada komentar:
Posting Komentar