musik tanyo

Jumat, 20 Mei 2016

Percobaan 1 pengenalan microskop

PERCOBAAN : I

I.                   Judul Praktikum             : Pengenalan Mikroskop
II.                Tanggal Praktikum         : 23 November 2015
III.             Tujuan Praktikum          : Untuk mengenal bagian-bagian mikroskop
IV.             Dasar Teori                      :
Mikroskop adalah sebuah alat yang digunakan untuk melihat dan mengamati benda-benda kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Perkembangan mikroskop tersebut berjalan seiring kemajuan sains. Penemuan dan penelitian awal tentang sel menjadi maju dan berkembang berkat penciptaan mikroskop dan peningkatan mutu alat tersebut. Mikroskop masih menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penelitian sel.[1]
Mikroskop yang pertama kali digunakan oleh ilmuan (saintis) zaman Renaisans dan mikroskop yang mungkin digunakan di laboratorium, merupakan mikroskop cahaya. Dalam mikroskop cahaya (light, microscope, LM) cahaya tampak diteruskan melalui spesimen dan kemudian melalui lensa kaca. Lensa ini menefraksi (membengkokkan) cahaya sedemikian rupa sehingga citra spesimen diperbesar ketika diproyeksikan ke mata, ke film atau sensor digital atau ke layar video.[2]
Kebanyakan mikroskop yang digunakan adalah mikroskop non digital. Operasi mikroskop analog mengharuskan pengguna untuk secara tepat dapat menyesuaikan antara pembesaran dan fokus pengaturan untuk pengamatan yang tajam dan jelas. Mikroskop ini digunakan dalam banyak rumah sakit, lembaga kesehatan dan lembaga pendidikan. Untuk mengingatkan  nilai dari kegunaan mikroskop analog, mikroskop analog disarankan untuk dirubah menjadi mikroskop digital.[3]
Mikroskop terbagi tiga macam, yaitu mikroskop optic, mikroskop scanner electron, mikroskop transmission electron. Cara kerja dari mikroskop optic adalah dari cahaya lampu dibiaskan oleh lensa kondensor menuju lensa objektif kemudian diteruskan pada mata atau kamera. Cara kerja dari mikroskop scanning elekton sama seperti mikroskop optic.[4]

V.                Alat dan Bahan               :
a.       Alat
1.      Mikroskop

b.      Bahan

VI.             Cara Kerja                      :
1.      Mengambil dan memindahkan mikroskop
a.       Peganglah tangkai mikroskop pada tangkainya dengan tangan kanan, sedangkan tangan kiri menopang bagian bawah kaki mikroskop
b.      Letakkan mikroskop diatas meja masing-masing, lalu ikuti petunjuk pengarah dari pembimbing praktikum.
c.       Gambarkan mikroskop secara keseluruhan dan berikan keterangan sesuai dengan bagian yang tertera pada kolom yang tersedia.
2.      Pembesaran lemah
a.       Pasang okuler pada bagian atas buluh teropong (tubus), di mulai dari ukuran paling kecil.
b.      Setelah itu di pasang semua objek pada revolver kecuali ukuran 100x objektif ditempatkan pada ukuran 10x yang kedudukannya seporos dengan okuler.
c.       Turunkan tubus dengan makrometer skrup, sambil mengamati cahaya masuk dalam mikroskop sehingga memperoleh bidang pandang yang paling terang. Bila mikroskop ada cermin untuk mendapatkan cahaya harus diputar cermin tersebut mengarah sumber cahaya.
d.      Letakkan preparat di atas kaca benda ditutup dengan cover glass di atas meja benda. Bila meja benda memiliki penjepit kaca preparat tersebut dijepit.
e.       Naikkan dan turunkan tubus digunakan makrometer skrup, sehingga diperoleh bayangan benda. Apabila telah diperoleh bayangan maka untuk memperjelas bayangan digunakan mikrometer skrup.
f.       Hitunglah bayangan yang diperoleh dengan mengalihkan besar okuler dan objektif.
3.      Pembesaran sedang
a.       Lakukan seperti cara yang dikerjakan pada pembesaran lemah.
b.      Gantikan objektif ukuran 10 diganti dengan pembesaran 40.
c.       Agar di peroleh bayangan yang baik gunakan mikrometer skrup, dan jang gunakan makrometer skrup.
4.      Pembesaran sedang
a.       Lakukan seperti pada pembesaran sedang.
b.      Ganti objektif ukuran 40 dengan 100
c.       Tetesi kaca benda pada bagian yang akan diamati dengan minyak emisi.
d.      Turunkan tubus dengan hati-hati sampai menyentuh kaca benda, sehingga lensa objektif kaca benda tertutup minyak emersi dan perhatikan dari samping.
e.       Naikkan dan turunkan tubus secara hati-hati dengan mikrometer skrup.
f.       Bila mikroskop telah selesai digunakan dengan minyak emersi, maka bagian dari objektif dibersihkan dengan xilol ditetesi lensa paper (kertas lensa) yang halus, lalu diolesi pada bagian yang terkena minyak emersi satu atau dua kali.

VII.          Hasil Pengamatan           :
Gambar : Mikroskop
Keterangan

1.          Lensa okuler
2.          Buluh mikroskop
3.          Skrup pengunci buluh mikroskop
4.          Revolver
5.          Lensa objektif
6.          Penjepit kaca benda
7.          Meja benda
8.          Kondensor
9.          Diafragma
10.      Lampu
11.      Lensa  mikroskop
12.      Skrup penggeser meja benda
13.      Makrometer skrup
14.      Mikrometer skrup
15.      Pengatur cahaya lampu
16.      Tombol on/off
17.      Kaki mikroskop
VIII.       Pembahasan                    :
Berdasarkan hasil pengamatan pengenalan mikroskop, dapat diketahui cara memasang dan mengangkat mikroskop dengan baik dan benar, yaitu mengangkat dan membawa mikroskop harus selalu dalam proses tegak, tekanan memegang erat pada lengan mikroskop dan tangan kiri menyangga dasar kaki mikroskop. Untuk memelihara mikroskop dengan baik, setelah selesai pemakaian mikroskop, lensa objektif pembesaran lemah (4x atau 10x) harus berada satu poros di bawah lenssa okuler, kemudian kedudukan tabungnya diatur kembali, yaitu dimana ujung lensa objektif lemah berjarak 1 cm dari atas meja benda. Semua bagian mikroskop seperti penjepit kaca benda. Posisi lensa objektif, meja benda harus diatur seperti semula. Mikroskop harus dibersihkan menggunakan kain lap bersih agar cairan-cairan yang melekat dapat dibersihkan dan debu tidak banyak menempel. Lensa dan bagian-bagiannya juga dibersihkan dengan kain halus setiap selesai menggunakan mikroskop. Selanjutnya, memutar revolver dan lensa objektif harus sesuai untuk mendapatkan pembesaran yang kuat mengenai kaca benda, maka kaca benda/objek akan pecah, untuk menggunakan lensa objektif 100x, harus diteliti minyak emersi terlebih dahulu diatas sedianya.
Untuk mencari pembesaran total ketika meneliti sesuatu, kita harus mengetahui fungsi dan pembesaran pada lensa objektif dan lensa okuler mempunyai sifat bayangan maya, dan lensa ojektif memiliki sifat bayangan nyata, terbalik dan diperbesar. Pembesaran pada lensa objektif adalah 4x, 10x, 40x, 100x. sedangkan pembesaran lensa okuler antara 4-25x. Selanjutnya pembesaran yang digunakan pada pengematan dilakukan dengan cara mengalikan pembesaran lensa terkecil 10x dan lensa okuler 4x dari lensa objektif, maka pembesarannya 40x karena 10 dikalikan dengan 4 = 40. Selain itu, kita mengamati arah pergeseran benda. Apabila benda digeser kekanan, maka banyangan yang terlihat dilensa okuler bergeser kearah kiri, begitu juga sebaliknya. Sedangkan jika benda kita naikkan keatas, maka bayangan bergeser kearah bawah. Maka dari pengamatan itu membuktikan bahwa pergeseran bayangan adalah kebalikan dari pergeseran benda, karena lensa objektif memberikan bayangan nyata, terbalik, diperbesar.
Mikroskop digunakan untuk melihat benda-benda kecil yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Jadi, gambar yang sangat kecil dapat kita lihat dan amati dengan jelas dan fokus menggunakan mikroskop. Mikroskop yang umumnya digunakan dan biasanya terdapat di laboratorium SMA dan perkuliahan. Mikroskop cahaya, yaitu monokuler dan binokuler juga mikroskop stereo. Sedangkan mikroskop elektron jarang ditemukan di laboratorium SMA dan perkuliahan, karana harganya sangat mahal. Pada mikroskop binokuler dijumpai dua lensa okuler dan lensa objektif. Sumber cahaya yang digunakan adalah cahaya lampu. Mikroskop monokuler hanya memiliki satu lensa okuler saja. Jika mikroskop stereo hanya bisa digunakan untuk melihat benda yang berukuran relative besar, seperti melihat jaringan. Benda yang diamati mikroskop stereo hampir sama dengan mikroskop cahaya, hanya ketajaman lensa mikroskopnya saja yang berbeda.
Bagian-bagian mikroskop juga mempunyai fungsi tersendiri, diantaranya lensa objektif yang berfungsi untuk membentuk bayangan nyata terbalik diperbesar lensa okuler berfungsi untuk membentuk bayangan maya, tegak diperbesar. Tabung mikroskop (tubus) berfungsi untuk menghubungkan lensa objektif dengan lensa okuler. Revolver berfungsi untuk tempat melekatnya lensa objektof. Makrometer skrup berfungsi untuk mencari bayanga objek secara cepat. Mikrometer skrup berfungsi untuk memperjelas bayangan. Kondensor berfungsi untuk mengumpulkan cahaya kedalam mikroskop. Diafragma berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk. Meja mikroskop berfungsis sebagai tempat melekatnya objek yang akan diamati. Penjepit kaca berfungsi untuk menjepit kaca yang melapisi objek agar tidak mudah bergeser. Lengan mikroskop berfungsi sebagai pegangan pada mikroskop. Kaki mikroskop berfungsi untuk menyangga atau menopang mikroskop.





IX.             Kesimpulan                      :
1.      Mikroskop digunakan untuk mengamati benda-benda kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.
2.      Mikroskop ditemukan oleh seorang ilmuan berkebangsaan Belanda bernama Antoni Van Leuwenhoek.
3.      Mikroskop dibedakan atas dua jenisyaitu mikroskop cahaya dan mikroskop electron.
4.       Bagian-bagian mikroskop terdiri dari lensa okuler, lensa objektif, revolver, buluh teropong, tangkai mikroskop, meja benda, penjepit benda, kondensor, diafragma, makrometer skrup, mikrometer skrup, skrup penggerak kondensor, sumber cahaya/lampu, kaki mikroskop.
5.      Pembesaran mikroskop diperoleh dari hasil kali pembesaran lensa okuler dengan  pembesaran lensa objektif.


[1] Campbell, dkk., Biologi, (Jakarta: Erlangga, 2010), hal.103
[2] Campbell, dkk., Biologi, (Jakarta: Erlangga, 2010), hal.103-104
[3] Sri Hartati, dkk., “The Digital Microscope and It’s Mage Processing Untility”, Jurnal Telkomunikasi: (online), vol.9, no.3, (2011), hal.4
[4] SMB Respati., “Macam-macam Mikroskop dan Cara Penggunaannya”, Jurnal Momentum: (online), vol.4, no.2, (2008), hal.42

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

laporan akhir fisika dasar

Beberapa ebook

Di bawah ini adalah beberapa ebook yang saya dapatkan dari dosen ,teman dan situs web lainnya, kemudian saya post ulang untuk iseng2 s...